Ansor dan Banser Surabaya Gelar Konsolidasi Akbar, MAHASISWA MAHASISWI dan Santri SUMPAH PEMUDA se-Jatim Penuhi Lapangan Polda JAWA TIMUR
SURABAYA, seputarrakyat-news.com– Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Banser Surabaya menggelar Apel Kebangsaan sekaligus Konsolidasi Akbar yang melibatkan elemen mahasiswa, pemuda, dan santri se-Jawa Timur. Kegiatan akbar ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, berlangsung khidmat di Lapangan Polda Jatim, Jl. Ahmad Yani No. 116, Surabaya, Rabu (28/10/2026).
Lautan manusia memadati lapangan sejak siang hari. Peserta tidak hanya berasal dari Surabaya, namun juga didatangkan dari berbagai daerah seperti Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Kediri, Nganjuk, Pasuruan, Gresik, hingga Madura. Mereka terdiri dari ribuan mahasiswa dan santri dari berbagai kampus dan pondok pesantren di Jawa Timur. Di turut hadir Ansor banser dari Surabaya.

Hadir dalam acara tersebut sebagai tamu kehormatan, Kapolda Jatim Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H., Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Piek Budyarto, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur.
Rangkaian acara dimulai tepat pukul 15.47 WIB. Apel kebangsaan dibuka dengan penampilan memukau tarian adat dan demonstrasi pencak silat, yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh seluruh hadirin.
Sesi sambutan diawali oleh Ketua PMII, disusul pembacaan teks Sumpah Pemuda oleh perwakilan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), serta sambutan dari perwakilan Gerakan Mahasiswa Indonesia (GMI). Kolaborasi lintas organisasi mahasiswa ini menunjukkan solidnya persatuan pemuda di Jawa Timur.
Puncak acara diisi dengan arahan dari Kapolda Jatim yang didampingi langsung oleh Pangdam V/Brawijaya. Kapolda menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas kehadiran massal para pemuda, khususnya kelompok Cipayung Plus dan seluruh pelajar di Jawa Timur.

Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Piek Budyarto dalam amanatnya menekankan peran vital pemuda bagi masa depan bangsa. Ia mengingatkan bahwa persatuan Indonesia saat ini tidak lepas dari ikrar kesepakatan para pemuda pada tahun 1928.
“Masa depan Jawa Timur dan negara Indonesia ada di tangan kalian. Kami hanya mengantarkan. Oleh karena itu, yang paling utama adalah kita harus ingat, negara ini menjadi negara persatuan karena pemuda. Ingat tahun 1928, semua itu karena ikrar kesepakatan dari pemuda di seluruh Indonesia,” tegas Piek.
Lebih lanjut, Piek menyoroti posisi strategis Jawa Timur dengan slogan “Gerbang Baru Nusantara”. Ia menegaskan bahwa Jatim bukan sekadar kekuatan internal, melainkan penentu arah bangsa.
“Jawa Timur adalah penentu Indonesia. Indonesia tanpa Jawa Timur tidak akan utuh. Jadikan Jawa Timur menjadi kekuatan yang utuh untuk Indonesia,” pesan Piek membakar semangat para pemuda yang hadir.

Sambutan dilanjutkan oleh Sekda Provinsi Jawa Timur yang mewakili pemerintah provinsi, memberikan dukungan penuh terhadap sinergitas elemen pemuda dan ormas Islam di Jawa Timur.
Sebagai penutup dan bentuk komitmen bersama, acara dilanjutkan dengan Pembacaan Deklarasi Pemuda Jawa Timur yang disambut gemuruh tepuk tangan. Rangkaian Apel Kebangsaan ini kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama antara tamu undangan kehormatan dan perwakilan seluruh elemen massa. (FERIANDO)
