Subuh Keliling di Masjid Nurul Ihsan, Kapolres Tanjung Perak Turun Langsung Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Jamaah
SURABAYA, seputarrakyat-news.com – Suasana dini hari di Masjid Nurul Ihsan, Jalan Stasiun Kota, Kelurahan Bongkaran, Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya, Sabtu (07/11/2026), tampak berbeda. Jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama Polsek Pabean Cantikan hadir di tengah masyarakat melalui program Subuh Keliling.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 03.15 WIB tersebut menjadi salah satu upaya kepolisian untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Irwan Kurniawan AZ, S.H., S.I.K., M.Si., hadir bersama Kapolsek Pabean Cantikan Kompol Eko Adi Wibowo, S.H., M.H., Kasat Lantas AKP Imam S., Kasat Binmas AKP M. Zainuddin, Kasi Propam Iptu Tri Asmoro, serta jajaran personel kepolisian lainnya.
Sekitar pukul 03.50 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan salat Subuh berjamaah dan wiridan bersama para jamaah serta takmir masjid.
Usai ibadah, Kapolres menyampaikan pesan dan imbauan Kamtibmas. Ia mengajak masyarakat untuk senantiasa bersyukur, meningkatkan keimanan, serta ikut menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi berita bohong atau hoaks yang beredar di media sosial. Selain itu, warga diminta menjauhi narkoba, mewaspadai judi online, serta mengawasi aktivitas anak-anak agar tidak terjerumus dalam dampak negatif permainan online.

Terkait keamanan kendaraan, masyarakat diimbau menggunakan kunci ganda untuk mengantisipasi pencurian kendaraan bermotor.
Kapolres turut menyosialisasikan layanan Call Center 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat selama 24 jam untuk melaporkan kejadian maupun gangguan keamanan.
“Jadilah polisi bagi diri sendiri dengan selalu waspada, menjaga keluarga, dan peduli terhadap keamanan lingkungan sekitar,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Sekitar pukul 04.12 WIB, Kapolres meninggalkan lokasi setelah kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Program Subuh Keliling ini bukan sekadar kegiatan ibadah bersama, melainkan juga menjadi sarana mendekatkan kepolisian dengan masyarakat. Melalui komunikasi langsung di masjid, diharapkan terbangun kepercayaan, kepedulian, dan kerja sama dalam menjaga keamanan wilayah Surabaya.
Kehadiran polisi di tengah jamaah pada waktu Subuh menjadi wujud pendekatan humanis bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas kepolisian, tetapi membutuhkan peran serta seluruh lapisan masyarakat. (ARIE)
