Paguyuban Magicom Sakti Mengelar Kegiatan Rutinan Bulanan Yasin dan Tahlil
SURABAYA, seputarrakyat-news.com – Salah satu paguyuban atau komunitas yang bernama Magicom sakti mengelar acara Pengajian rutinan bulanan di pesarean KH.Syeikh Abdul Jalal yang ada di Wilayah makam Putat Gede/ makam Jarak Surabaya.
Rutinan ini digelar ke sekian kali nya di makam KH.Syeikh Abdul Jalal yang di hadiri tokoh tokoh spiritual dan warga sekitaran makam.

Nampak khusuk dan hening dalam acara tersebut para tamu sejumlah 100 Orang duduk tafakur dan larut dalam doa doa yang di panjatkan oleh Ustad Muhadi
Dan di isi ceramah agama bertema kebatinan menambah suasana nampak hening dan tamu Undangan duduk dengan tenang mendengarkan tausiyah tersebut.
Salah satu tamu Gus Ayik,”menutur kan ke awak media diri nya bangga dan bersyukur bisa menghadiri acara rutinan ini yang di adakan oleh komunitas Magicom sakti semoga acara rutinan seperti ini bisa terus berjalan dan bisa menjadi kan contoh bagi komunitas -komunitas yang lain yang ada di Surabaya. pada Umum nya Tutur nya.

Brojo geni,” sapaan sehari – hari nya dan selaku pendiri sekaligus penggagas nama komunitas megicom sakti diri nya mengucap kan banyak terimakasih atas Rawuh Nipun para tamu yang ikut acara rutinan bulanan yang kami gelar pada malam ini sebulan sekali semoga langkah panjenengan yang datang di ganti kan dengan rezeki yang lebih indah dan lebih besar Ucap nya.
Joko biasa di sapa lek Joko,”menuturkan diri nya berharap komunitas seperti ini bisa saling mendukung agar apa yang sudah kita jalan kan ini bisa terus berjalan apa mestinya mari kita bersama sama saling mendukung dan saling bergotong royong jgn biarkan ini berhenti di tengah jalan Ucap nya.

Tambahan Makam KH. Syeikh Abdul jalal ini adalah kiyai kondang yang ada di Pasuruan desa Lekok jaman Penjajahan Jepang banyak cerita yang sudah kami dapat dari Ahli waris mbh Jalal bahkan sering di kunjungi para peziarah yang sudah mengenal sosok beliau KH.Syeikh Abdul jalal dari berbagai wilayah Untuk berdoa guna menghormati jasa beliau kala itu dan sebagai KH.kondang.
Romo Agus,”juga berpesan mari kita lestarikan dan kita jaga hal hal seperti ini semoga kedepan kita semua bisa lebih baik dan sukses dan di lancarkan segala hajat kita Untuk Uri Uri Budoyo karna kalau bukan kita siapa yang akan memberikan. Contoh bagi generasi berikut nya pungkas Romo Agus ke awak media. (MU15)
