Menjaga Mutu di Balik Legenda "Seafood Ikan Bakar Depan Ubaya
SURABAYA, seputarrakyat-news.com – Di tengah menjamurnya kuliner laut di Kota Pahlawan, nama Seafood Ikan Bakar Depan Ubaya tetap kokoh berdiri sebagai salah satu destinasi favorit pelanggan setia. Warung yang kini dikelola oleh Pak Didik Saputro(yang akrab disapa Pak didik) ini menyimpan cerita panjang perjalanan usaha keluarga yang telah bertahan selama lebih dari 25 tahun.
Sejarah dan Filosofi Nama Usaha ini awalnya didirikan oleh orang tua Pak Didik sekitar seperempat abad yang lalu. Pak Didik sendiri telah memegang kendali operasional selama 15 tahun terakhir. Meskipun lokasi warung sempat berpindah dari lokasi asalnya di depan Kampus Ubaya Ngagel karena penertiban PKL, nama “Depan Ubaya” tetap dipertahankan karena sudah menjadi identitas yang melekat bagi pelanggan lama.
Dua Cabang Strategis
Setelah sempat terdampak pandemi COVID-19 yang memaksa penutupan beberapa stan, kini Seafood Ikan Bakar Depan Ubaya fokus beroperasi di dua lokasi strategis di Surabaya:
Cabang Nginden Semolo: Berlokasi di Jl. Nginden Semolo No. 64.
Cabang MERR Berlokasi di Jl. Ir. Soekarno.
Kualitas Bahan sebagai Kunci Utama
Salah satu rahasia kesuksesan Pak Didik dalam mempertahankan bisnisnya adalah integritas kualitas bahan baku. Seluruh pasokan ikan diambil langsung dari Pasar Pabean yang merupakan pusat ikan segar di Surabaya.
Proses Pengolahan Ikan dikirim setiap sore hari untuk memastikan kesegaran, kemudian langsung diolah dan disajikan pada malam harinya.
Menu Andalan: Ikan bakar dan aneka seafood tetap menjadi menu yang paling banyak diburu oleh pengunjung.
Komitmen Pelayanan: Di tengah persaingan yang ketat, Pak Didik menekankan pentingnya menjaga mutu pelayanan dan kualitas rasa agar pelanggan tetap loyal.
“Dulu awal mula target kami memang mahasiswa, namun seiring berjalannya waktu, pelanggan lama tetap kembali dan porsi ikan pun mengikuti perkembangan permintaan mereka,” ujar Pak Didik Saputro. (KONTRIBUTOR – YUSTINUS)
